VISI DAN MISI


BAB V



VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN



 



5.1.VISI



Perencanaan pembangunan daerah adalah suatu proses penyusunan tahapan-tahapan kegiatan yang melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan, guna pemanfaatan dan pengalokasian sumber daya yang ada.



Visi merupakan arah pembangunan atau kondisi masa depan daerah yang ingin dicapai  dalam 5 (lima) tahun mendatang (clarity of direction). Visi juga harus menjawab permasalahan pembangunan daerah dan/atau isu strategis yang harus diselesaikan dalam jangka menengah serta sejalan dengan visi dan arah pembangunan jangka panjang daerah.



Dengan mempertimbangkan kondisi daerah, permasalahan pembangunan, tantangan yang dihadapi serta isu-isu strategis, dirumuskan visi, misi, tujuan dan sasaran pembangunan jangka menengah daerah maka Visi Kabupaten Bener Meriah Tahun 2017-2022 dirumuskan sebagai berikut:



“BENER MERIAH ISLAMI, HARMONI, MAJU DAN SEJAHTERA”



Dengan modalitas masyarakatnya yang islami dan memiliki kekayaan alam yang melimpah, serta keberagaman suku dan adat sehingga Kabupaten Bener Meriah ingin menjadi kabupaten yang islami, harmoni, maju dan sejahtera.



Menurut etimologi bahasa




  • Bener Meriah meliputi wilayah dan seluruh isinya. Artinya Bener Meriah dan semua warganya yang berada dalam suatu kawasan dengan batas-batas tertentu yang berkembang sejak tahun 2003 hingga sekarang.

  • Islami merupakan kata sifat yang artinya bersifat keislaman, akhlak islam;

  • harmoni/harmoni/ n diartikan pernyataan rasa, aksi, gagasan, dan minat; keselarasan; keserasian dalan pengertian lain disebutkan harmoni merupakan sebuah keidealan dalam membentuk suatu keadaan dalam mewujudkan cita-cita bersama, keselarasan dalam kehidupan masyarakat yang heterogen;

  • maju diartikan berjalan (bergerak) ke muka; tampil ke muka:  menjadi lebih baik; berkembang: berada pada tingkat peradaban yang tinggi: cerdas; berkembang pikirannya;

  • Sejahtera diartikan aman sentosa dan makmur; selamat (terlepas dari segala macam gangguan);



“Bener Meriah Islami, Harmoni, Maju Dan Sejahtera”, memiliki 4 (Empat) kata kunci




  1. Bener Meriah Islami, merupakan gambaran konsep islami mendasari seluruh aspek kehidupan masyakat dan penyelenggaraan pemerintahan.

  2. Bener Meriah Harmoni merupakan gambaran kondisi hubungan kehidupan yang serasi, baik hubungan ketuhanan, hubungan antar sesama manusia dan hubungan dengan alam.

  3. Bener Meriah Maju merupakan gambaran kondisi kehidupan yang lebih baik baik diseluruh aspek kehidupan masyarakat

  4. Bener Meriah Sejahtera merupakan gambaran kondisi aman, damai, sentosa dan makmur.



 



“Bener Meriah Islami, Harmoni, Maju Dan Sejahtera”diartikan gambaran kekuatan hubungan  masyarakat, fungsi penyelenggaraan pemerintahan dalam kehidupan masyarakat yang setara  pada peradaban yang tinggi serta memiliki cita-cita yang sama dalam keadaan aman, makmur dan sentosa, didalam konsep penyelenggaraan pemerintah yang tidak terlepas dari penegakan syariat islam yang merupakan konsep madani (civil society).



 




  1. MISI



Visi diatas akan dicapai oleh Pemerintah Kabupaten Bener Meriah dengan menyusun langkah pembangunan yang terstruktur, inovatif, transparan dan akuntabel yang diterjemahkan kedalam beberapa misi pembangunan Kabupaten Bener Meriah yang dijabarkan sebagai berikut :




  1. Mewujudkan pelaksanaan Syariat islam secara kaffah

  2. Mewujudkan pelayanan prima sebagai wujud Reformasi Birokrasi

  3. Mewujudkan infrastruktur publik yang berkeadilan

  4. Mewujudkan tata kelola pertanian dan perkebunan yang berkelanjutan

  5. Mewujudkan pendidikan berkualitas dan berdaya saing

  6. Mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih optimal bagi masyarakat

  7. Mewujudkan kehidupan sosial kemasyarakatkan yang harmonis

  8. Mewujudkan perekonomian  yang kuat, mandiri dan berkeadilan



 



Penjelasan Misi 1: Mewujudkan Pelaksanaan Syariat Islam Secara Kaffah



Penguatan tatanan kehidupan beragama, kerukunan, dan ketaatan masyarakat dalam menjalankan tuntunan agama secara paripurna (kâffah) dalam upaya semangat keimanan kepada Allah SWT sebagai landasan utama dalam penyelenggaraan pemerintahan dan kehidupan bermasyarakat.



 



Penjelasan Misi 2: Mewujudkan pelayanan prima sebagai wujud Reformasi Birokrasi



pelayanan terhadap masyarakat akan ditingkatkan dengan cara penatakelolaan kepemerintahan melalui pemerataan dan penempatan aparatur yang sesuai dengan kemampuan serta keahlian, penerapan efisiensi dan transparansi pengelolaan anggaran, penerapan sistem penghargaan dan sanksi bagi aparatur, serta pelimpahan kewenangan dalam mewujudkan pelayanan prima bagi Masyarakat, sehingga akan terwujud efesiensi pelayanan secara terpadu.



 



Penjelasan Misi 3: Mewujudkan infrastruktur publik yang berkeadilan



peningkatan kualitas dan kuantitas infrastruktur,  sehingga membuka akses bagi masyarakat untuk menggerakan perekonomian masyarakat secara merata, pemenuhan kebutuhan pelayanan dasar masyarakat.



 



Penjelasan Misi 4: Mewujudkan tata kelola pertanian dan perkebunan yang berkelanjutan



Pengelolaan pertanian secara terpadu  dan berkelanjutan sehingga diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan hasil-hasil pertanian dan perkebunan secara terus menerus tanpa menyebabkan kerusakan lingkungan hidup dan dapat meningkatkan kesejahteraan hidup petani.



 



Penjelasan Misi 5: Mewujudkan pendidikan berkualitas dan berdaya saing



Pendidikan yang berkualitas merupakan satu kesatuan antara`tersedianya sarana dan prasarana yang layak, tenaga pendidik yang berkualitas serta penguatan dalam pembentukan karakter peserta didik yang mampu berdaya saing dalam kehidupan masyarakat global.



 



Penjelasan Misi 6: Mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih optimal bagi masyarakat



Pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan mendasar dan seharusnya seluruh masyarakat terlayani akan kebutuhan pelayanan kesehatan di setiap jenjang pelayanan kesehatan.



Penjelasan Misi 7: Mewujudkan kehidupan sosial kemasyarakatan  yang harmonis



Kehidupan sosial kemasyarakatan meliputi hubungan antara manusia dengan manusia, manusia dengan alam, harmoni dalam kehidupan beradat dan budaya, harmoni dalam pemanfaatan potensi sumber daya alam yang mempertimbangkan keberlanjutan.



 



Penjelasan Misi 8: Mewujudkan perekonomian  yang kuat, mandiri dan berkeadilan



Merupakan upaya dalam meningkatkan pendapatan daerah dengan meningkatkan pendapatan asli daerah serta mengurangi ketergantungan



 




  1. TUJUAN DAN SASARAN



Tujuan dan sasaran adalah tahap perumusan sasaran strategis yang menunjukkan tingkat prioritas tertinggi dalam RPJMD Kabupaten Bener Meriah yang selanjutnya akan menjadi dasar penyusunan arsitektur kinerja pembangunan daerah secara keseluruhan.



Tujuan adalah sesuatu yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu satu sampai lima tahun. Tujuan ditetapkan dengan mengacu kepada pernyataan visi dan misi serta didasarkan pada isu-isu analisis strategis. Berdasarkan visi, misi dan isu-isu strategis yang ada, maka ditetapkan tujuan dan sasaran  yang hendak dicapai dalam kurun waktu 5 tahun adalah sebagai berikut:



Berdasarkan Visi dan Misi pembangunan Kabupaten Bener Meriah maka disusun tujuan dan sasaran pembangunan lima tahun kedepan sebagai berikut :



 




 



Tabel 5.1. Tujuan, Sasaran dan indikator sasaran 



Misi 1 Mewujudkan Pelaksanaan Syariat Islam Secara Kaffah



































































































































































































































Tujuan



Sasaran



Indikator Sasaran



Indikator



Awal



Akhir



Tolak Ukur



Satuan



2017



2022



1



2



3



4



5



Penguatan  tatanan  kehidupan  beragama,  kerukunan,  dan  ketaatan  masyarakat dalam menjalankan tuntunan agama secara paripurna (kâffah) dalam upaya semangat keimanan dan Ketaqwaan kepada Allah SWT sebagai landasan utama dalam penyelenggaraan pemerintahan dan kehidupan bermasyarakat.



1



Tersedianya sarana dan prasarana keagamaan yang layak



Sarana Ibadah Yang Memenuhi SPM sarana dan prasarana keagamaan (Masjid, mushala)



%



0



90



2



Peningkatan Kualitas Sumber daya Manusia dibidang keagamaan



Iman Kampung Hafizh Qur'an



Orang



0



233



Pejabat Ess II hafizh 10 Juz



%



0



50



Pejabat Ess III dan IV Hafizh 5 Juz



%



 0



 35



ASN Khatam Qur'an 2x /Tahun



%





 40



Rasio Tenaga Keagamaan per 1.000 penduduk



%



0



30



Angka Partisipasi TPA



%



0



30



3



Peningkatan dan Pengelolaan Zakat Infaq Sadaqah (ZIS) Tepat Sasaran



Angka kemiskinan



%



21,43 (2016)



10



Mustahik



orang



 N/A



40.000 



Penerimaan Zakat



Rp/tahun



8.218.987.138 



25.000.000.000 



4



Penegakan syariat yang ramah bagi tatanan kehidupan bermasyarakat



Jumlah Kasus Pelanggaran Syariat



jumlah Kasus



 N/A



<10 



Kasus Penyebaran Aliran Sesat



Jumlah



2





Perselihan Antar Umat



Jumlah



N/A 



 <10



Cakupan penegakan peraturan daerah dan peraturan kepala daerah di Kabupaten/Kota



%



 N/A



 100



Cakupan patroli siaga ketertiban umum dan ketentraman masyarakat



Patroli per Hari



N/A 



 3



Cakupan rasio petugas perlindungan masyarakat (Linmas) di kabupaten / kota



Orang Per Kampung



N/A 



 3



5



Pengembangan destinasi wisata islami dan wisata halal



Kontribusi PDRB sektor Pariwisata



%



N/A 



 5,6



Jumlah Destinasi Wisata Islami dan Halal



Jumlah



 46



 92



Jumlah Wisatawan Asing



Orang/tahun



187 



16.000 



Jumlah Wisatawan Domestik



Orang/tahun



21.977 



 50.000



Perolehan Mendali pada MTQ tingkat Provinsi



Jumlah Mendali



 N/A



10 



Jumlah Event Syiar Islam



Jumlah Event Syiar Islam





12 



6



Meningkatkan peran lembaga keagamaan dalam tatanan kehidupan masyarakat dan penyelenggara pemerintahan



Lulusan SD sederajat yang memiliki sertifikat/ijazah Ula



%





90



Lulusan SMP sederajat yang memiliki sertifikat/ijazah Wustho



%





90



Lulusan SMA sederajat yang memiliki sertifikat/ijazah A'la



%



 0



90



Jumlah Majelis Taqlim



Jumlah



0



233



ASN Memiliki sertifikat/ ijazah sekolah imam dan Hafizh



%



0



45 



7



Peningkatan Kualitas Keluarga yang islami



Angka Perceraian



Jumlah



N/A 



 <10



Kasus KDRT



Jumlah



13 



 <10



Angka Pernikahan di Usia < 20 Tahun





14,34 



 <10




 



 



Tabel 5.2. Tujuan, Sasaran dan indikator sasaran



Misi 2 Mewujudkan Pelayanan Prima Sebagai Wujud Reformasi Birokrasi











































































































































Tujuan



Sasaran



Indikator Sasaran



Indikator



Awal



Akhir



Tolak Ukur



Satuan



2017



2022



1



2



3



4



5



Meningkatkan Pelayanan terhadap masyarakat akan ditingkatkan dengan cara penatakelolaan kepemerintahan melalui pemerataan dan penempatan aparatur yang sesuai dengan kemampuan serta keahlian, penerapan efisiensi dan transparansi pengelolaan anggaran,   penerapan   sistem   penghargaan   dan   sanksi   bagi   aparatur,   serta pelimpahan kewenangan dalam mewujudkan pelayanan prima bagi Masyarakat, sehingga akan terwujud efesiensi pelayanan secara terpadu.



Mengurangi Mata Rantai Birokrasi



Indeks kepuasan pelayan publik



%



0



85



Cakupan Penerbitan Kartu  Keluarga



%



25,40



100



Cakupan Penerbitan Kartu Tanda Penduduk



%



6,13



100



Cakupan Penerbitan Kuitipan Akta Kelahiran



%



0



100



Cakupan Penerbitan Kutipan Akta Kematian



%



0



100



Mewujudkan Birokrasi Bersih dan Akuntabel



Opini atas laporan Keuangan



Opini



WTP (2016)



WTP



Kapabilitas APIP



Score (1-5)



1



5



Kematangan Implentasi SPIP



Score (1-5)



1



5



SKPK yang Akuntabel



Score (1-5)



1



5



Penggunaan E-procedure Dalam Proses pengadaan



%



0



100



Mewujudkan Birokrasi Efektif dan Efisien



Indeks Reformasi Birokrasi



Score (1-100)



1



85



Indeks Profesionalisme ASN



Score (1-100)



1



85



Indeks E-government



Score (0-4)



1



4



Rasio Belanja Modal Terhadap Belanja



%



1



40



Mewujudkan Birokrasi Yang memiliki Pelayanan Publik yang berkualitas



Integritas Pelayanan Publik



Score (0-10)



0



10



Survey Kepuasan Masyarakat



%



0



100



Persentase Kepatuhan UU pelayanan Publik



%



0



100




 



Tabel 5.3 Tujuan, Sasaran dan indikator sasaran



Misi 3 Mewujudkan Infrastruktur Publik Yang Berkeadilan





















































































































































































Tujuan



Sasaran



Indikator Sasaran



Indikator



Awal



Akhir



Tolak Ukur



Satuan



2017



2022



1



2



3



4



5



Peningkatan kualitas dan kuantitas infrastruktur,   sehingga membuka akses bagi masyarakat untuk menggerakan perekonomian masyarakat secara merata.



Meningkatkan keterpaduan pembangunan infrastruktur



Terlayaninya masyarakat dalam pengurusan IMB di kabupaten.



%



 N/A



 100



Tersedianya pedoman Harga Standar Bangunan Gedung Negara di Kabupaten  /kota



 %



 N/A



 100



Tersedianya informasi mengenai Rencana Tata Ruang (RTR) wilayah kabupaten beserta rencana rincinya melalui peta analog dan peta digital



 %



 N/A



 65



Terlaksananya penjaringan aspirasi masyarakat melalui forum konsultasi publik yang memenuhi syarat inklusif dalam proses penyusunan RTR dan program pemanfaatan ruang, yang dilakukan minimal 2 (dua) kali setiap disusunnya RTR dan program pemanfaatan ruang.



 %



 N/A



 50



Terlayaninya masyarakat dalam pengurusan izin pemanfaatan ruang sesuai dengan Peraturan Daerah tentang RTR wilayah kabupaten beserta rencana rincinya



 %



 N/A



50 



Tersedianya luasan RTH publik sebesar 20% dari luas wilayah kota/kawasan perkotaan.



 %



 N/A



 25



Meningkatkan konektivitas bagi peningkatan daya saing



Tersedianya jalan yang memudahkan masyarakat per individu melakukan perjalanan.



%



 N/A



 80



Tersedianya jalan yang menjamin pengguna jalan berkendara dengan selamat



 %



 N/A



80 



Tersedianya jalan yang menjamin kendaraan dapat berjalan dengan selamat dan nyaman.



 



%



 N/A



 80



Tersedianya jalan yang menjamin perjalanan dapat dilakukan sesuai dengan kecepatan rencana



 %



 N/A



 80



Tersedianya jalan yang menghubungkan pusat-pusat kegiatan dalam wilayah kabupaten.



 %



 N/A



 80



Pertumbuhan Ekonomi



%



 N/A



 6



Meningkatkan dukungan layanan infrastruktur dasar



Tersedianya akses air minum yang aman melalui Sistem Penyediaan Air Minum dengan jaringan perpipaan dan bukan jaringan perpipaan terlindungi dengan kebutuhan pokok minimal 60 liter/orang/hari



%



 N/A



 80



Tersedianya sistem pengolah-an air limbah setempat yang memadai.



 %



 N/A



 60



Tersedianya air baku untuk memenuhi kebutuhan pokok minimal sehari hari.



 %



 N/A



 



90



Tersedianya sistem pengolah-an air limbah skala komunitas/ kawasan/kota



 %



 N/A



 75



Tersedianya fasilitas pengurangan sampah di perkotaan.



 %



 N/A



75 



Tersedianya sistem penanganan sampah di perkotaan.



 %



 N/A



 75



Tersedianya sistem jaringan drainase skala kawasan dan skala kota sehingga tidak terjadi genangan (lebih dari 30 cm, selama 2 jam) dan tidak lebih dari 2 kali setahun



 %



 N/A



 75



Berkurangnya luasan permukiman kumuh di kawasan perkotaan.



 %



 N/A



 <5



Jumlah Rumah Tidak Layak Huni



%



 N/A



 5%



Meningkatkan infrastruktur dalam upaya dukungan kedaulatan pangan dan energi



Tersedianya air irigasi untuk pertanian rakyat pada sistem irigasi yang sudah ada.



%



 N/A



 75



Rasio Elektrivitas



%



 N/A



 100



Kampung yang terakses PLN



Jumlah kampung



 N/A



233




 



Tabel 5.4 Tujuan, Sasaran dan indikator sasaran



 Misi 4 Mewujudkan Tata Kelola Pertanian Dan Perkebunan Yang Berkelanjutan




































































































































































































































































Tujuan



Sasaran



Indikator Sasaran



Indikator



Awal



Akhir



Tolak Ukur



Satuan



2017



2022



1



2



3



4



5



Pengelolaan pertanian secara terpadu  dan berkelanjutan sehingga diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan hasil-hasil pertanian dan perkebunan secara terus menerus tanpa menyebabkan kerusakan lingkungan hidup dan dapat meningkatkan kesejahteraan hidup petani.



 



 



 



 



 



Terpenuhinya aksesabilitas pada sentra produksi



Panjang Jalan Kabupaten Teraspal



km



709



904 



Persentase Kondisi Jalan Kabupaten baik



%



37



47 



Persentase Kondisi jembatan baik



%


 

 



Pembangunan pertanian/perkebunan yang berkelanjutan



 



PDRB Sektor Pertanian/perkebunan



 



Milyar  Rp.



 



 



 1.849



 



 



 2.249



Pertumbuhan PDRB pertanian



%



 4,43



4,93 



Jumlah penelitian



unit


   

Peningkatan Produksi Pertanian/perkebunan



Produktivitas Tanaman Padi



ton/ha



 5,8



 6,8



Produktivitas Kopi



kg/ha



600



800



Produktivitas Tebu



ton/ha



50



75



Produksi Daging Kambing



ton



214



224



Produksi Daging Ayam Buras



ton



73



83



Produksi Daging Kerbau



ton



287



297



Produksi Daging Sapi



ton



136



146



Produksi Ikan Air Tawar



ton



688



698



Konstribusi sector pertanian (palawija) terhadap PDRB



 %


   
       

Konstribusi sector  perkebunan terhadap PDRB



 %


   

Konstribusi sector  peternakan terhadap PDRB



 %


   

Konstribusi sector  perikanan  terhadap PDRB



 %


   

Jumlah penelitian



unit


   

Jumlah tenaga penyuluh



orang


   

Rasio tenaga penyuluh terhadap kelompok tani


     

Jumlah traktor roda 4



Unit


   

Jumlah traktor roda 2



Unit


   

Jumlah combine harvester



unit


   

Jumlah penggilingan padi



Unit


   

Jumlah alat pengering



unit


   

Peningkatan Kesejahteraan Petani



 



 



 



Nilai Tukar Petani


 

 0,96



 1,01



Cakupan bina kelompok tani



%


   

Pendapatan Per kapita Penduduk



Rp/tahun



 Belum ada data



 



Pertumbuhan PDRB pertanian



%



 4,43



4,93 



Angka kemiskinan



%



 



 



Peningkatan nilai tambah  hasil petanian dan perkebunan



 



 



PDRB Sektor Industri Olahan



 Milyar Rp.



 84,485



 93,278



Pendapatan Perkapita Penduduk



Rp/tahun



 21.376.906



 36.000.000



Pertumbuhan agroindustri



unit



 



 



Jumlah kontrak kerjasama



dokumen


   

Jumlah investasi



Rp.


   


 



Tabel 5.5  Tujuan, Sasaran dan indikator sasaran 



Misi 5 Mewujudkan Pendidikan Berkualitas Dan Berdaya Saing






























































































































































Tujuan



Sasaran



Indikator Sasaran



Indikator



Awal



Akhir



Tolak Ukur



Satuan



2017



2022



1



2



3



4



5



Pendidikan yang berkualitas merupakan satu kesatuan antara tersedianya sarana dan prasarana yang layak, tenaga pendidik yang berkualitas serta penguatan dalam pembentukan karakter peserta didik, sehingga menghasilkan Sumber daya manusia yang memiliki daya saing dalam menghadapi era globalisasi



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



 



Peningkatan Mutu dan Relevansi Pembelajaran yang Berorientasi pada Pembentukan Karakter



Rata-rata lama sekolah penduduk usia di atas 15 tahun



Tahun



 9,43



 12



Persentase SD/MI dan sederajat berakreditasi minimal B



%



 56,95



 85



Persentase SMP/MTs dan sederajat berakreditasi minimal B



%



 54,93



 85



Persentase SMA/MA dan sederajat berakreditasi minimal B



%



 52,78



 85



Persentase kompetensi keahlian SMK berakreditasi minimal B



%



 N/A



 85



Capaian SPM pendidikan



 %



 N/A



 85



Meningkatnya profesionalisme dan distribusi guru dan tenaga kependidikan



Persentase Guru/tenaga pendidik yang memiliki Sertifikasi



%



 27,11



 85



Rasio Guru Matapelajaran vs room bell



%



 54,38



 85



Capaian SPM pendidikan



 %



 Kurang



 85



Percepatan Peningkatan Kesetaraan antar Lembaga Pendidikan



Rata-rata lama sekolah penduduk usia di atas 15 tahun



tahun



 9,43



10



Persentase RKB berkondisi Baik



%



 75



95



Sekolah/lembaga pendidikan berakreditasi B



%



 N/A



 85



Capaian SPM pendidikan



 %



 N/A



 85



Peningkatan kualitas dan kapasitas sumber daya manusia yang unggul berbasis Life skill



Jumlah SMK



 Jumlah



 



10 



Persentase kompetensi keahlian SMK berakreditasi minimal B



%



 N/A



 85



Angka Pengangguran



 %



3,7



 1



Capaian SPM pendidikan



 %



 N/A



85 



Peningkatan peran serta masyarakat pada sektor pendidikan



Angka Putus Sekolah



 



%



31,2%



3%



Angka Partisipasi Murni



%



68,8%



90%



Angka Partisipasi Orang Tua pada Pendidikan



%



N/A



85%




 



Tabel 5.6 Tujuan, Sasaran dan indikator sasaran



Misi 6 Mewujudkan    Pelayanan    Kesehatan    Yang    Lebih    Optimal    Bagi Masyarakat









Tujuan



Sasaran


Facebook Fans Page
Facebook Fans Page